<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Nicky Hayden tampaknya takkan bertahan di tim Honda Repsol karena menginginkan perubahan. Dia pun bicara soal Ducati dan pembalapnya Casey Stoner.
Semenjak jadi juara dunia tahun 2006 lalu, prestasi Hayden selama dua musim setelahnya kurang baik dan kalah ketimbang rekan satu timnya Dani Pedrosa.
Pada musim ini Hayden masih berprestasi. Prestasi terbaiknya adalah finish pada posisi empat di Spanyol dan Belanda.
Dengan kontrak yang habis akhir musim ini, Hayden tampaknya akan berganti tim. Hayden tampaknya bernegosiasi dengan Ducati untuk menjadi rekan Stoner musim depan.
Hayden tampaknya sudah kurang cocok dengan Honda dan menyatakan ingin berada di sebuah tim yang lebih baik seperti Ducati
Hayden berkata,”Motor (Ducati) punya potensi besar karena mesin dan tenaganya. Casey mengendarainya dengan baik, dia kuat dan karenanya layak dapat kredit besar. Tapi saya tak mau bicara banyak sebelum mencobanya sendiri. Saya pikir karakteristik motor itu bukan bagian dari tantangan saya yang baru, saya hanya ingin mendapat hasil bagus lagi “.(dimas)
Tag: Add new tag, Ducati, finish, Hayden, Honda, karakteristik, mengendarai, mesin, motor, pembalapmusim, perubahan, Repsol, Stoner, tantangan, tenaga